Tautan-tautan Akses

Penghitungan Suara Hasil Pemilu Presiden Dimulai di Timor Timur


Penghitungan suara di mulai di Timor Timur setelah pemilihan presiden berlangsung, yang di harapkan oleh banyak kalangan akan mengakhiri kekerasan yang telah mencekam negara ini tahun lalu. Lebih dari setengah juta orang yang berhak memilih dalam pemilihan Senin.

Mereka memilih dari antara 8 kandidat untuk menggantikan Presiden Xanana Gusmao, yang berencana ingin menjadi Perdana Menteri tahun ini. Hasil pertama di perkirakan akan di peroleh akhir minggu ini.

Kalau tak ada calon yang menang dengan suara diatas 50 persen, sebuah pemilihan kedua akan di selenggarakan bulan depan, dan para analis memperkirakan pemilihan kedua ini akan di perlu kan. Perdana Menteri Interim Jose Ramos Horta, Fernando de Araujo dari partai oposisi – Partai Demokratik, serta Francisco Guterres dari Fretilin di perkirakan berada di depan menjelang pemilihan ini.

Selama pemilihan berlangsung, sekitar tiga ribu anggota pasukan dan kepolisian asing mengawasi dengan cermat di tempat-tempat pemungutan suara untuk memastikan pemilu itu berjalan tenang. Banyak diantara mereka sudah berada di negara itu sejak tahun lalu, sewaktu bentrokan di jalan-jalan ibukota Dili menewaskan 37 orang dan menyebabkan 150 ribu orang mengungsi.

Kepala tim pengamat Uni Eropa Javier Pomez Ruiz mengatakan pemilu itu berjalan mulus, meskipun ada laporan usaha kecil untuk mengintimidasi pemilih. Katanya: "Saya menegaskan bahwa hampir tidak ada problem. Itu berarti kampanye berlangsung bagi, kita semua berharap bahwa masyarakat Timor Timur akan hidup dalam demokrasi."

XS
SM
MD
LG