Tautan-tautan Akses

PBB: Birma Lakukan Diskriminasi Terhadap Minoritas Muslim


Sekelompok pakar HAM PBB mendesak pemerintah Birma supaya menghentikan apa yang disebutnya praktek-praktek diskriminasi terhadap kelompok Muslim yang minoritas di Birma utara.

Tim pakar itu, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa kelompok minoritas yang dikenal sebagai Rohingyas, tidak bisa sepenuhnya mempraktekkan hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan mereka.

Tim pakar itu mengimbau pemerintah Birman supaya mencabut undang-undang tahun 1982 yang mengingkari kewarganegaraan bagi kelompok Rohingyas itu. Tim pakar PBB itu mengatakan undang-undang tersebut telah mengarah ke berbagai praktek diskriminasi termasuk pembatasan akses ke perawatan medis, pangan dan perumahan.

Sebagai akibatnya, mereka mengatakan, ribuan orang Rohingyas lari ke negara-negara tetangga, menimbulkan situasi kemanusiaan yang rumit di kawasan itu. Pernyataan tersebut, yang dikeluarkan hari Senin, ditanda-tangani oleh enam pakar PBB termasuk utusan khusus HAM-nya di Birma.

XS
SM
MD
LG