Tautan-tautan Akses

Bush: Tindakan Iran  Menahan Pelaut Inggris Tak Dapat Dimaafkan


Presiden Bush melukiskan tindakan Iran menahan 15 pelaut Inggris sebagai perilaku tidak dapat dimaafkan dan berseru agar pelaut itu segera dibebaskan. Presiden Bush mengatakan hari Sabtu di tempat peristirahatan presiden Camp David, para pelaut Inggris itu berada di wilayah perairan Irak saat ditangkap oleh Iran. Bush mengatakan dia mendukung upaya pemerintah Blair untuk membebaskan para tahanan tersebut.

Di Teheran, Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mengulangi sikap pemerintahnya bahwa para pelaut Inggris itu memasuki perairan Iran secara tidah sah. Dia mencela Inggris yang menolak meminta maaf atau menyatakan penyesalan atas situasi itu.

Surat kabar Sunday Telegraph di London memuat laporan pada edisi hari Minggu ini, bahwa pemerintah Inggris mungkin akan mengirim pejabat tinggi angkatan laut ke Teheran untuk memberikan jaminan bahwa angkatan laut kerajaan Inggris tidak akan dengan sengaja memasuki perairan Iran tanpa izin.

Inggris mengatakan personil angkatan lautnya berada di perairan Irak saat disergap oleh satuan Pengawal Revolusi Iran yang lebih kuat. Sabtu kemarin, Inggris secara resmi membalas sepucuk surat yang dikirim oleh kementerian luar negeri Iran yang disampaikan 2 hari sebelumnya kepada kedutaan besar Inggris di Tehran.

MenLu Inggris Margaret Beckett, tidak memberi rincian mengenai kedua surat itu, tetapi menyatakan harapannya agar isyu tsb ditanggulangi secara damai. Beckett mengatakan bahwa urat-surat itu tidak pernah dipublikasikan, jadi dia tidak dapat menyampaikan banyak mengenai proposal yang dituangkan. Akan tetapi dia mendorong Iran untuk menangani masalah ini secara damai.

Menurut kantor berita Iran, IRNA, surat Iran tersebut meminta jaminan dari Inggris bahwa pelanggaran perairannya tidak akan diulangi.

XS
SM
MD
LG