Tautan-tautan Akses

Militer Amerika Bersikeras Ulama Syiah Irak, Moqtada al Sadr Telah Lari ke Iran


Operasi keamanan Amerika-Irak di kota Baghdad telah dimulai, kata Perdana Menteri Nuri al-Maliki. Ini diumumkan oleh Maliki satu hari setelah Letnan Jenderal Abud Gambar mengatakan bahwa perbatasan dengan Iran dan Syria akan ditutup selama tiga hari untuk mencegah larinya para pemberontak ke luar negeri.

Sementara, militer Amerika bersikeras bahwa ulama syiah Moqtada al Sadr telah lari ke Iran. Kata jurubicara pasukan Amerika di Irak, mayor jenderal William Caldwell dia yakin bahwa Moqtada al Sadr sudah berada di Iran.

Tapi kata para pembantu al-Sadr, tokoh militan syiah itu masih berada di Irak dan telah mengurangi penampilannya di muka umum karena alasan keamanan. Kata mereka, kelompok pimpinan Sadr yang berada dalam DPR Irak mendukung operasi keamanan yang sedang dilancarkan Amerika di Baghdad.

Amerika mengatakan, Laskar Mahdi pimpinan al Sadr adalah ancaman terbesar bagi keamanan Irak, dan bertanggung-jawab atas kebanyakan korban sipil yang tewas di Irak.

Jenderal Caldwell juga mengatakan, helikopter tempur Amerika jatuh di propinsi al anbar minggu lalu, karena ditembak musuh dengan apa yang disebutnya senjata canggih, tapi tidak ada penjelasan lebih lanjut. Tujuh orang tentara Amerika tewas dalam peristiwa itu.

XS
SM
MD
LG