Tautan-tautan Akses

Laporan Baru Intelijen AS: Irak Dapat Terpecah Menjadi Negara-Negara Etnis


Sebuah laporan baru intelijen Amerika memperingatkan, kecuali situasi di Irak dapat distabilkan, negara itu dapat terjerumus kedalam kekacauan dan terbagi menjadi negara-negara etnis yang berperang. Laporan itu merupakan bagian dari versi yang diungkapkan dari informasi rahasia National Intelligence Estimate mengenai Irak yang dikeluarkan hari ini di Washington.

Dikatakan, istilah “perang saudara” secara akurat menggambarkan unsur-unsur utama konflik Irak itu. Tetapi istilah itu tidak secara memadai menggambarkan kompleksitas dari apa yang sedang terjadi di Irak, dimana syiah menyerang syiah, pemberontakan Sunni dan yang berkait dengan al-Qaida, serta kekerasan kriminal yang luas.

Menurut laporan intelijen itu, jika pasukan Irak yang didukung pasukan koalisi yang dipimpin-Amerika dapat mengurangi kekerasan sektarian, para pemimpin Irak dapat memulai proses kompromi politik. Tetapi laporan itu memperingatkan, para pemimpin Irak, mengingat apa yang disebut dengan “sikap pemenang menggondol semua” sekarang ini, akan sulit mewujudkan hasil apapun dalam setahun ke depan.

Presiden Bush dan pejabat lain dalam pemerintahannya telah berulang-ulang membantah anggapan Irak berada dalam perang saudara.

XS
SM
MD
LG