Tautan-tautan Akses

Pejabat Intelijen AS Pastikan Bukti Korut Telah Lakukan Ujicoba Nuklir


Para pejabat intelijen Amerika memastikan bahwa Korea utara melakukan ujicoba nuklir bawah tanah minggu lalu. Pernyataan direktur intelijen nasional Amerika menyebutkan bahan-bahan radioaktif yang dideteksi dari sample udara Rabu pecan lalu membenarkan bahwa terjadi ledakan nuklir sebesar 1 kiloton. Kepastian ini muncul setelah para pejabat Jepang dan Amerika bertemu di Tokyo dengan tekad untuk melanjutkan sanksi terhadap Korea utara.

Para wakil Amerika dan Jepang pada perundingan enam negara itu mengatakan mereka berharap akan memulai perundingan dengan Pyongyang untuk membongkar program nuklirnya. Australia juga melarang kapal-kapal Korea utara merapat di pelabuhan mereka. Sanksi Australia ini melampaui resolusi bulat yang dikeluarkan dewan keamanan PBB yang mewajibkan pemeriksaan semua kargo yang masuk dan keluar Korea utara. Namun Cina mengatakan meskipun pihaknya memeriksa kargo dari Korea utara untuk mencari bahan-bahan senjata yang dilarang, pasukannya tidak akan menghentikan dan menggeledah kapal-kapal Korea utara.

Sementara itu, menteri luar negeri Amerika Condoleeza Rice mengatakan reaksi PBB yang begitu cepat terhadap ujicoba nuklir Korea utara seharusnya memberikan pesan kepada Iran mengenai ambisi nuklirnya. Peringatan Rice ini mengulangi komentar duta besar Amerika di PBB John Bolton hari Minggu kemarin. Bolton mengatakan ia berharap Iran mengerti bahwa negaranya akan menghadapi tindakan isolasi dan sanksi yang sama seperti Korea utara jika negara itu melanjutkan program nuklirnya.

Setelah Korea utara mengumumkan minggu lalu pihaknya melakukan ujicoba nuklir, Washington mendesak dikeluarkannya resolusi dewan keamanan PBB dalam beberapa hari ini, suatu langkah cepat dari PBB yang tidak biasanya dilakukan. Para pemimpin Uni Eropa bertemu Selasa ini untuk mempertimbangkan sanksi terhadap Iran. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Javier Solana gagal membujuk Iran untuk menunda pemrosesan nuklir Iran dalam beberapa pertemuannya dengan juru runding nuklir Iran Ali Larijani. Presiden Iran mengatakan negaranya akan melanjutkan program nuklirnya.

XS
SM
MD
LG