Tautan-tautan Akses

Menlu Rice Himbau Faksi-Faksi Palestina Supaya Hentikan Tindak Kekerasan


Menteri Luar Negeri Amerika Condoleeza Rice mengimbau faksi-faksi yang bersaingan di Palestina supaya menghentikan bentrokan mematikan di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Di Jedah, Arab Saudi, hari Selasa, Rice mengatakan orang-orang Palestina tidak berdosa terperangkap dalam bentrokan antara kedua kelompok yang bersaingan Fatah dan Hamas.

Selasa petang, Rice terbang ke Kairo untuk pertemuan dengan kepala keamanan Mesir Omar Suleiman, seorang penengah utama antara Israel dan pihak Palestina. Suleiman terlibat dalam perundingan untuk membebaskan seorang prajurit Israel yang diculik oleh militan Palestina bulan Juni. Kemudian, Rice bertemu dengan menteri-menteri luar negeri Mesir, Yordania dan keenam-anggota Dewan Kerja-sama Teluk. Pejabat-pejabat Arab diperkirakan akan mendesak Amerika supaya secepatnya dimulai lagi pembicaraan antara Israel dan Palestina. Rice akan bertemu secara terpisah dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

Sementara, salah satu faksi bersenjata di Palestina yang terkait dengan kelompok Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas mengancam akan membunuh beberapa tokoh Hamas, sebagai bagian dari perebutan wewenang yang mematikan antara Hamas dan Fatah. Ancaman dari Brigade Suhada Al-Aqsa itu dikemukakan setelah bentrokan yang menewaskan 12 orang di Jalur Gaza dan Tepi Barat sejak hari Minggu.

Dalam selebarannya, Brigade Suhada al-Aqsa mentargetkan tiga pemimpin Hamas yang hendak mereka bunuh – yaitu ketua politik kelompok itu yang hidup dipengasingan, Khaled Mashaal dan dua pejabat senior di kementrian dalam negeri Palestina. Juga pada hari Selasa, beberapa saksi mata mengatakan Israel melancarkan serangan udara terhadap dua mobil di utara Jalur Gaza, melukai lima militan Palestina. Saksi-saksi mata itu mengatakan mobil tersebut membawa beberapa militan dari Jihad Islam dan dari faksi yang bersekutu dengan kelompok Fatah.

XS
SM
MD
LG