Tautan-tautan Akses

Paus Benediktus Menyesali Komentarnya Yang Membuat Marah Kaum Muslim


Paus Benediktus mengatakan bahwa dia sangat menyesali komentar yang dikeluarkannya pekan lalu yang menimbulkan reaksi marah kaum Muslim yang menganggapnya menghina agama Islam. Dia mengatakan hari ini, bahwa pidato akademisnya Selasa lalu di Jerman adalah kutipan dari teks zaman abad tengah dan sama sekali tidak mencerminkan pendapat pribadinya. Para pemimpin politik dan agama Islam di seantero Timur Tengah dan Asia selatan mengutuk pidatonya terdahulu dan menuntut agar ia meminta maaf. Telah terjadi beberapa demonstrasi dan insiden kekerasan.

Benediktus mengutarakan, pidatonya itu dimaksudkan sebagai ajakan untuk membuka suatu dialog yang jujur dan terbuka antara pemeluk Kristen dan umat Islam, dengan sikap saling menghargai. Pemimpin Katolik Roma itu menyampaikan pidatonya hari ini di depan para pemeluk Katolik di luar kediamannya Castel Gandolfo.

Paus Benediktus dijadwalkan akan muncul di depan umum untuk pertama kali sejak memicu kontroversi dan kemarahan di antara umat Islam dengan komentar yang dibuatnya tentang kekerasan dan Islam. Sri Paus akan memberikan berkat Angelus mingguannya hari Minggu ini dari tempat tinggal musim panasnya Castel Gandolfo. Belum ada keterangan dari pihak Vatikan apakah pemimpin gereja Katholik Roma itu akan meminta maaf secara pribadi.

Dalam pidato pada pertemuan akademisi di Jerman hari Selasa lalu Sri Paus mengutip ucapan Kaisar Byzantine pada abad ke-14 yang mengatakan Nabi Muhammad ‘hanya membawa hal-hal jahat dan tidak manusiawi’ seperti perang sabil. Para pemuka agama Islam dan pemimpin politik di seluruh Timur Tengah dan Asia Selatan telah mencela komentar paus dan menuntut permintaan maaf secara pribadi. Hari Sabtu, Vatikan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Sri Paus sungguh-sungguh menyesal komentarnya menyinggung umat Islam.

XS
SM
MD
LG