Tautan-tautan Akses

PBB Serukan Tambahan Dana Flu Burung Bagi Indonesia


PBB minta Negara-negara donor menambah bantuan bagi Indonesia untuk melawan penyebaran flu burung.

Berbicara di Jakarta, Koordinator PBB untuk flu burung, David Nabarro, mengutarakan kekecewaannya karena Indonesia belum mendapat dana yang cukup untuk melawan penyebaran virus H5N1.

“Saya frustrasi karena kami belum berhasil memberikan Indonesia sumber daya yang diperlukan untuk melawan flu burung,” ujar Nabarro.

Nabarro menyerukan kepada komunitas internasional untuk menambah jumlah bantuan dana bagi Indonesia.

Indonesia banyak dikritik karena dianggap tidak melakukan upaya yang cukup untuk memerangi flu burung. Salah satu kritikan datang dari Bank Dunia di Washington. Para donor juga telah meminta Jakarta untuk menjelaskan rencana rinci akan bagaimana pemerintah Indonesia akan menggunakan dana untuk melawan flu burung.

Nabarro mengatakan, pemerintah Indonesia juga telah memberikan jaminan mereka akan menambah alokasi dana tahunan untuk kampanye flu burung.

Pemerintah Indonesia tidak menyebut secara spesifik jumlah dana itu, namun mengatakan, sebagian tambahan akan diambil dari dana kemiskinan dan penanggulangan bencana.

Nabarro berharap, komitmen baru ini akan meyakinkan donor bahwa Indonesia serius melawan penyebaran flu burung.

“Kami telah mencapai kesepakatan bahwa akan ada langkah-langkah baru yang diambil, seiring dengan penambahan besar dana, dan kami akan terus berusaha mencari sumber dana,” kata Nabarro.

Sebelumnya, Indonesia mengalokasikan 50 juta dolar untuk pencegahan flu burung, namun menurut PBB, Indonesia membutuhkan sekurang-kurangnya 250 juta dolar.

Flu Burung telah menewaskan 144 orang di seluruh dunia. Sejumlah besar kasus kematian akibat flu burung disebabkan oleh kontak dengan unggas yang terkena virus H5N1, namun ada kekhawatiran virus tersebut akan bermutasi menjadi virus yang dapat menular kepada dan antara manusia.

Minggu lalu Indonesia mengukuhkan korban jiwa ke-49 akibat virus H5N1, menjadikannya negara dengan jumlah korban tewas terbanyak, akibat Flu Burung.

XS
SM
MD
LG