Tautan-tautan Akses

Annan Berhasil Menarik Iran Dukung Resolusi Gencatan Senjata PBB di Libanon


Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan berhasil menarik Iran mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB yang menghentikan pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Libanon. Selesai mengadakan pembicaraan dengan Kofi Annan di Teheran hari Sabtu, menteri luar negeri Iran Manoucher Mottaki mengatakan negaranya mendukung posisi Libanon dalam resolusi itu. Namun, Mottaki mengingatkan agar jangan sampai ada yang mencoba-coba mengubah mandat pasukan pemelihara perdamaian dari sebagaimana disebut dalam resolusi.

Kofi Annan juga mengadakan pembicaraan dengan perunding utama Iran dalam isu nuklir Ali Larijani tentang program nuklir Iran yang kontroversial. Larijani menggambarkan pembicaraan itu selaku positif, dan dia dan Kofi Annan sepakat cara terbaik menyelesaikan isu nuklir Iran ialah lewat perundingan.

Sementara itu, pasukan Italia telah mulai berdatangan di Lebanon untuk meningkatkan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa. Helikopter-helikopter dan perahu karet membawa ke pantai lebih dari 800 tentara dari sebuah kapal militer Italia di tepas pantai kota Tyre di selatan.

Pasukan itu merupakan bagian dari rombongan besar pertama yang tiba sejak Israel dan Hizbullah sepakat untuk mengakhiri pertempuran di Lebanon. Militer Italia berencana akan mengirim lebih dari 2000 tentara dalam bulan-bulan mendatang untuk bergabung dengan pasukan internasional yang akan mencakup kurang lebih 15.000 personil. Spanyol dan Prancis juga akan menyumbangkan sejumlah besar tentara ke dalam pasukan internasional itu.

Di Beirut, anggota Parlemen Libanon mulai melakukan aksi protes duduk terhadap tindakan Israel yang masih melakukan blokade darat, laut dan udara terhadap Libanon. Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan telah mengatakan, Israel harus menarik diri dari Lebanon, setelah 5000 tentara pemeliharaan perdamaian PBB ditugaskan di sana.

XS
SM
MD
LG