Tautan-tautan Akses

DK PBB Setujui Resolusi Untuk Gelar Pasukan Perdamaian di Darfur


Dewan Keamanan PBB hari Kamis menyutujui resolusi menggelar pasukan PBB pemelihara perdamaian di daerah Darfur yang rusuh di Sudan. Menurut resolusi itu PBB akan menyerap dan memperbesar 7000 pasukan perdamaian Uni Afrika yang sekarang ditugaskan di sana namun tidak dapat mengatasi kekerasan yang terus merajalela di Darfur.

Pasukan untuk memperbesar pasukan itu tidak akan digelar di sana tanpa persetujuan Pemerintah Sudan yang telah berulangkali menolak kesediaan PBB untuk turun tangan. Resolusi disetujui 12 dari 15 anggota Dewan Keamanan. Yang tiga lainnya Rusia, Cina dan Qatar abstain. Duta Besar Amerika untuk PBB John Bolton mengatakan Washington berharap Sudan akan memberi kerjasama penuh tanpa syarat kepada pasukan PBB itu.

Sementara itu – asisten menteri luar negeri Amerika untuk masalah Afrika, Denjayi Frazer mengemukakan kecemasannya mengenai ofensif pasukan Sudan terhadap pemberontak di Darfur. Ia mengatakan, ofensif itu bertentangan dengan Perjanjian Perdamaian belum lama ini antara Pemerintah Sudan dan kelompok pemberontak terbesar di Darfur.

Berita terakhir dari Sudan melaporkan bahwa pemerintah Sudan telah menolak resolusi Dewan Keamanan PBB menggelar pasukan PBB pemelihara perdamaian di daerah Darfur yang rusuh. Pimpinan Partai Kongres Nasional yang berkuasa di Sudan mencap resolusi itu sebagai ‘permusuhan yang tidak beralasan’ terhadap Sudan. Kantor berita resmi Sudan SUNA mengutip Partai itu menyatakan bahwa Sudan tidak dapat menerima sesuatu resolusi yang melanggar kedaulatannya.

XS
SM
MD
LG