Tautan-tautan Akses

Utusan PBB Roed Larsen: Keadaan Libanon Selatan Rapuh Selama Beberapa Bulan


Seorang utusan senior PBB mengatakan keadaan di Libanon selatan akan sangat rapuh selama dua atau tiga bulan. Terje Roed-Larsen mengatakan tentara internasional dan angkatan darat Libanon akan memerlukan waktu selama itu untuk mengisi kevakuman keamanan di kawasan itu setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.

Finlandia mengatakan para menteri luar negeri Uni Eropa akan melangsungkan pembicaraan darurat hari Jumat untuk membahas sumbangan Eropa kepada pasukan perdamaian di Libanon selatan. Italia mengatakan pihaknya akan menyumbangkan sebanyak tiga-ribu tentara ke pasukan PBB. Tetapi Menteri Luar Negeri Massimo D’Alema mengatakan Italia tidak bisa mengirim tentara selagi Israel “terus menembak.”

Dalam perkembangan lain Perdana Menteri Israel Ehud Olmert hari Selasa mengatakan Israel akan mencabut blokadenya di Libanon apabila pasukan perdamaian internasional digelar di bandara internasional Beirut dan perbatasan Libanon dengan Siriah. Tetapi Presiden Siria mengatakan menempatkan pasukan internasional di perbatasan itu akan merupakan tindakan permusuhan.

XS
SM
MD
LG