Tautan-tautan Akses

Jan Egeland: Bombardemen Israel Terhadap Beirut Melanggar Hukum Kemanusiaan


Kepala Urusan Kemanusiaan PBB Jan Egeland mengatakan bombardemen Israel terhadap Beirut selatan melanggar hukum kemanusiaan. Hari Minggu ia meninjau kawasan yang binasa oleh bombardemen itu yang dikenal sebagai kubu Hezbollah. Ia mengatakan tindakan Israel kelihatan berlebihan di kawasan yang demikian banyak penduduk sipilnya. Seterusnya Egeland mengatakan, badan-badan bantuan harus memberi bantuan kepada antara 500 ribu sampai satu juta orang di Libanon. Hari Sabtu ia menghimbau bantuan mendesak sebesar 100 juta dolar untuk mencegah terjadi krisis kemanusiaan.

Israel mengatakan pihaknya berusaha tidak menyakiti penduduk sipil, dan sebaliknya menuduh Hezbollah beroperasi di daerah-daerah yang ramai penduduk sipil. Ribuan orang Libanon mengungsi dari Libanon selatan, dan negara asing terus mengungsikan warga masing-masing dari Libanon. Sejauh ini sudah lebih dari 25 ribu pengungsi asing yang diangkut ke Pulau Siprus yang terletak dekat Libanon.

Pesawat tempur Israel untuk hari ke-12 kembali mengebom beberapa bagian Libanon, sedang Hezbollah menembakkan roket lagi ke Israel utara. Polisi Israel mengatakan roket Hezbollah menewaskan 2 orang Israel dan melukai 14 lagi di kota pelabuhan Haifa. Pesawat tempur Israel menyerang Beirut, Libanon selatan dan Lembah Bekaa menewaskan sedikitnya 5 orang termasuk seorang wartawan photo Libanon. Seorang peninjau PBB di Libanon selatan mendapat luka-luka dari yang dikatakan sebagai tembakan Hezbollah.

Menteri pertahanan Israel, Amir Peretz mengatakan ofensif akan diteruskan sampai Israel mendorong Hezbollah jauh dari daerah perbatasan. Ia menambahkan, sebagai suatu solusi Israel barangkali dapat menyetujui penempatan pasukan multinasional mungkin dari NATO di Libanon selatan. Dalam perkembangan lain – seorang pejabat pemerintah Syria mengingatkan bahwa Syria bisa terseret ke dalam konflik jika pasukan darat Israel membuka ofensif besar ke Libanon dan bergerak ke arah Syria.

XS
SM
MD
LG