Tautan-tautan Akses

Para Pemimpin G-8 Menuntut Dihentikannya Serangan-Serangan di Timur Tengah


Pertemuan pemimpin-pemimpin Kelompok Delapan di Rusia mengatakan serangan-serangan terhadap Israel oleh ektremis harus dihentikan dan Israel harus menghentikan aksi militernya. Krisis Timur Tengah mendominasi pembicaraan G8 di St. Petersburg. Para pemimpin itu mengeluarkan pernyataan hari Ahad, menuntut agar Hizbullah dan faksi Palestina mengembalikan dengan selamat prajurit-prajurit Israel yang mereka culik. Dikatakan ekstremis berusaha mendestabilisasi kawasan itu, mengganggu upaya perdamaian, dan mengancam menjerumuskan kawasan itu ke kekacauan yang lebih luas.

Pernyataan itu juga menyerukan kepada Israel agar membebaskan semua anggota parlemen dan menteri-menteri Palestina. Dikatakan Israel mempunyai hak untuk membela diri, tetapi harus memikirkan konsekuensi strategis dan kemanusiaan dari tindakan-tindakannya. Tuan rumah KTT dan Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pernyataan G8 itu berimbang. Ia juga mengatakan dilaksanakannya resolusi PBB 1559, yang menyerukan semua pasukan asing meninggalkan Lebanon dan dihormatinya dengan ketat integritas wilayah Lebanon, merupakan syarat penyelesaian.

Sebelumnya, serangan roket Hizbullah terhadap kota Israel, Haifa, menewaskan delapan orang, sementara pasukan Israel menghantam Lebanon pada hari kelima berturut-turut. PM Israel Ehud Olmert memperingatkan “konsekuensi berjangkau jauh” setelah serangan terhadap Haifa, kurang lebih 30 kilometer dari perbatasan Lebanon. Itu merupakan serangan roket yang paling banyak membawa korban di Israel sejak Israel memulai serangan terhadap Hizbullah, yang menangkap dua tentara Israel dalam serangan lintas perbatasan pekan lalu.

Militer Israel mengatakan Hizbullah juga menembakkan roket yang mendarat lebih jauh ke selatan di kota-kota Afula dan Nazareth, kurang lebih 45 kilometer dari Lebanon. Belum ada laporan segera mengenai korban. Sebuah serangan Israel hari ini menghantam sebuah gedung di kota Tirus di Lebanon selatan, menewaskan sekurang-kurangnya sembilan orang. Di Ibukota, sumber-sumber Lebanon mengatakan pasukan Israel melancarkan serangan baru terhadap pelabuhan udara Beirut. Berita-berita mengatakan tanki-tanki bahan bakar menjadi sasaran dalam serangan itu.

XS
SM
MD
LG