Tautan-tautan Akses

Bush di Budapest Hadiri Perayaan Revolusi Hongaria, Peringatkan Korea Utara


Presiden Bush akan memberikan penghormatan kepada rakyat Hongaria hari ini, dalam upacara di Budapest memperingati genap 50 tahun Revolusi Hongaria melawan penguasaan Sovyet. Seorang jurubicara Gedung Putih mengatakan, Bush berencana untuk menggunakan Hongaria sebagai contoh demokrasi untuk diikuti negara-negara lain. Bush tiba di Budapest hari Rabu setelah KTT sehari Amerika Serikat-Uni Eropa di Wina.

Dia memuji para pemimpin Uni Eropa atas kerjasama mereka membangun demokrasi di wilayah-wilayah seperti Balkan. Bush memahami keprihatinan Eropa mengenai fasilitas penahanan teroris di Teluk Guantanamo, Kuba. Katanya dia juga ingin fasilitas itu ditutup tetapi menyebut sejumlah tersangka yang disekap disana “para pembunuh berdarah dingin”. Katanya terserah pada Mahkamah Agung Amerika untuk memutuskan bagaimana mengadili mereka.

Presiden Bush juga mengatakan, dia berharap Korea Utara menaati persetujuan internasional yang telah disepakati negara itu, yang melarang uji-coba rudal jarak-jauh. Berbicara sesuai KTT dengan para pemimpin Uni Eropa di Wina hari Rabu, Bush mengatakan Korea Utara menghadapi pemencilan lebih jauh di dunia jika negara itu memutuskan melakukan uji-coba rudal. Dia juga mengatakan gembira Cina telah blak-blakan menentang rencana uji-coba rudal Korea Utara yang diberitakan itu.

Korea Utara telah menyatakan tekad untuk tidak melakukan uji-coba sejak tahun 1999. Negara itu terakhir menguji-coba rudal tahun 1998. Negara komunis yang menutup diri itu menyatakan berhak menguji-coba dan membuat rudal, tetapi tidak membantah ataupun mengukuhkan sedang menyiapkan peluncuran uji-coba. Amerika hari Rabu menolak tawaran seorang diplomat Korea Utara untuk berunding langsung dengan Pyongyang mengenai isu rudal itu. Para pejabat Amerika mentakan, dialog dengan Pyongyang haruslah dalam konteks perundingan perlucutan senjata nuklir enam-pihak.

XS
SM
MD
LG