Tautan-tautan Akses

Presiden Bush dan Para Penasihat Tertingginya Membahas Strategi Irak


Presiden Bush telah memanggil para penasihat sipil dan militer tertingginya untuk bersama-sama membahas, yang ia sebut, jalan ke depan di Irak. Gedung Putih mengatakan pembicaraan itu dikaitkan dengan penunjukan menteri-menteri kunci dalam kabinet Irak. Kelompok itu diperkirakan termasuk Menteri LN Condoleezza Rice, Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld, dan ketua Gabungan Kepala-kepala Staf, Jendral Peter Pace, dan akan bertemu hari Senin ini di tempat peristirahatan presiden di Camp David.

Hari Selasa pembicaraan itu direncanakan akan diperluas dengan hubungan video dengan antara lain dutabesar Amerika untuk Irak dan panglima tertinggi di lapangan, Jendral george Casey. Jendral Casey hari Ahad mengatakan ia akan mengajukan dalam pertemuan itu sebuah rencana untuk menarik pasukan Amerika dari Irak, tetapi ia memperkirakan akan dilakukan pengurangan tahap demi tahap selama beberapa bulan sampai tahun depan.

Sementara itu, kelompok teror Al Qaida di Irak bersumpah akan melancarkan serangan besar-besaran setelah terbunuhnya pemimpin mereka, Abu Musab al-Zarqawi, dalan sebuah serangan udara Amerika pekan lalu. Kelompok itu mengatakan dalam pernyataan internetnya bahwa serangan di masa depan akan –mengutip kata-kata dalam pernyataan itu –“mengguncang musuh seperti gempa dan akan mengeluarkan suara keras yang akan membangunkan mereka dari tidur.”

Panglima pasukan Amerika di Irak, Jendral George Casey, mengatakan kepada sebuah jaringan televisi Amerika hari Ahad, pasukan Amerika akan siap menghadapi serangan-serangan lebih lanjut. Ia menambahkan bahwa al Qaida-di-Irak sedang dalam keadaan lemah sekarang ini setelah pemimpin mereka terbunuh. Dalam perkembangan lain, polisi Irak mengatakan lima warga Irak tewas ketika pasukan-pasukan Inggris bentrok dengan kaum pemberontak di kota al Amara di Irak Selatan. Dan sebuah bom mobil di Baghdad menewaskan empat orang.

XS
SM
MD
LG