Tautan-tautan Akses

Presiden  Abbas Tetapkan 26 Juli Untuk Pelaksanaan Referendum Negara Palestina


Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah menetapkan 26 Juli sebagai tanggal untuk menyelenggarakan referendum mengenai pembentukan negara Palestina yang berdampingan dengan Israel. Pengumumannya hari Sabtu itu disampaikan beberapa jam setelah sayap militer dari faksi Hamas yang memimpin pemerintahan melepaskan tembakan roket ke arah Israel untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu tahun.

Referendum yang dengan jelas akan mengakui Israel, didasarkan pada sebuah dokumen yang ditulis oleh para tahanan Palestina yang mendekam dalam penjara Israel. Hamas telah menyatakan referendum itu ilegal atau tidak sah. Perdana Menteri Ismail Haniyeh dari kelompok Hamas mengatakan dia akan membahas masalah itu dengan Presiden Mahmoud Abbas, dari faksi Fatah saingan Hamas.

Sayap militan Hamas, Brigade Al-Qassam telah bersumpah akan memperbanyak serangan terhadap sasaran-sasaran di Israel, termasuk pemboman bunuh diri. Brigade itu mengumumkan diakhirinya gencatan senjata 16 bulan setelah serangan Israel hari Jum’at yang menewaskan 3 orang militan dan 7 penduduk Sipil Palestina termasuk anak-anak.

XS
SM
MD
LG