Tautan-tautan Akses

Keluarga Abu Musab al-Zarqawi Menginginkan Dapat Mengubur Jenazahnya di Yordania


Keluarga Abu Musab al Zarqawi mengatakan, mereka ingin mengubur jenazah Zarqawi di dekat rumah keluarga di Yordania. Para anggota keluarga mengatakan, tokoh militan yang tewas itu adalah suhada bagi Islam dan harus dimakamkan di dekat keluarganya di Zarqa, di pinggiran ibukota Yordania, Amman. Amerika belum memutuskan apakah akan menyerahkan jenazah Zarqawi. Juga masih belum diketahui apakah Yordania mengijinkan jenazahnya dibawa pulang ke kota kelahirannya.

Tahun lalu, al Qaida yang dipimpin Zarqawi di Irak melancarkan serangkaian serangan bom bunuh diri di hotel-hotel di Amman. Lebih dari 50 orang tewas. Keluarga Zarqawi telah mendirikan tenda di rumah mereka bagi mereka yang akan melayat dan telah menggantung spanduk yang menyatakan Zarqawi sebagai seorang suhada. Namun walikota Zarqa Thamer al Fayiz mengatakan kepada VOA, Zarqawi adalah penjahat. Dia mengatakan, para anggota keluarga telah mengecam pemboman hotel itu tahun lalu.

Sementara itu, Presiden Bush mengatakan, peninjauan kembali strategi pemerintah Irak yang baru minggu depan akan membantu menentukan kapan tentara Amerika akan bisa meninggalkan Irak. Bush mengatakan, pembicaraannya dengan penasehat keamanan nasional dan para komandan militer akan menitikberatkan pada analisis mengenai bagaimana masa depan Baghdad. Presiden Bush mengatakan, pertemuan ini telah direncanakan sebelum tewasnya pemimpin teroris Abu Musab al Zarqawi.

Bush bicara hari ini di sela-sela pertemuannya dengan perdana menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen di Camp David, tempat peristirahatan kepresidenan di negara bagian Maryland. Para wartawan menanyakan kepada Bush mengenai konflik Amerika dengan Iran akibat ambisi nuklir Iran. Katanya, Tehran mempunyai waktu hanya beberapa minggu, bukan bulan, untuk menanggapi tawaran Amerika dan Eropa untuk menghentikan kegiatan nuklir Iran.

XS
SM
MD
LG