Tautan-tautan Akses

Tentara AS Dinyatakan Tidak Bersalah Dalam Pembunuhan Warga Irak di Desa Ishaki


Tentara Amerika yang dilaporkan membunuh warga sipil Irak di desa Ishaki telah dinyatakan tidak bersalah oleh sebuah penyelidikan militer. Kata pejabat pertahanan Amerika yang tidak mau disebut namanya, tentara Amerika mendapat serangan ketika mereka berusaha menangkap seorang tersangka al-Qaida pada bulan Maret.

Katanya, semua tentara Amerika yang ikut dalam operasi itu telah memenuhi semua peraturan operasi. Jaringan televisi Inggris hari Jumat menyiarkan pita rekaman video yang menunjukkan sejumlah orang dewasa dan anak-anak, yang kata polisi Irak tewas dibunuh tentara Amerika di kota Ishaki, sebelah utara Baghdad. Kata Irak, korban yang tewas itu adalah bagian dari 11 orang warga sipil yang ditembak mati oleh tentara Amerika.

Pejabat Amerika semula mengatakan hanya empat orang yang tewas dalam operasi militer di kota itu. Pita rekaman video itu muncul ketika Amerika sedang menyelidiki laporan yang mengatakan pasukan marinirnya menewaskan 24 orang warga sipil tahun lalu di Haditha. Tentara Amerika akan mengajukan tujuh orang pasukan marinir dan seorang anggota angkatan laut kemuka pengadilan atas tuduhan pembunuhan di Haditha itu.

Kata Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki, dia sangat marah karena adanya pembunuhan itu dan menyebutnya sebagai suatu kejahatan. Katanya, kehadiran selanjutnya pasukan Amerika di Irak akan tergantung dari tingkah-laku tentaranya. Pemerintah Amerika telah memerintahkan kepada para komandan di lapangan supaya mengadakan latihan khusus bagi pasukannya tentang berbagai issue moral, etika dan hukum.

XS
SM
MD
LG