Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Prihatinkan Militer Birma Tingkatkan Serangan Terhadap Minoritas Karen


Uni Eropa menyatakan sangat prihatin atas laporan bahwa pihak militer Birma telah meningkatkan serangan terhadap suku minoritas Karen. Sebuah pernyataan kepresidenan Uni Eropa menyerukan agar kedua pihak menaati undang-undang kemanusiaan internasional dan mengupayakan pembicaraan bagi gencatan senjata yang sejati dan kekal. Dikatakan, konflik di negara itu seyogianya diselesaikan melalui sarana politik dan demokrasi secara damai.

Belum lama ini, pemerintah Thailand mengatakan, paling kurang 1800 anggota suku Karen menyeberang ke Thailand, lari dari ofensif yang dilancarkan pemerintah militer Birma. Mereka diberitakan ditampung di kamp sementara dekat perbatasan.

Departemen Luar Negeri Amerika dan organisasi HAM Human Rights Watch juga telah menyatakan prihatin atas laporan penindasan atas suku Karen, salah satu suku minoritas terbesar Thailand. Karen telah berjuang untuk merdeka selama lebih dari 50 tahun.

XS
SM
MD
LG