Tautan-tautan Akses

General Motors


Pekan ini, perusahaan mobil terbesar di Amerika, General Motors atau GM, mencapai persetujuan dengan serikat buruh, yang memberikan insentif besar kepada pekerja GM yang bersedia mengundurkan diri.

Tahun lalu, GM rugi lebih dari 10 milyar dolar. Program pensiun dini dengan uang insentif ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi biaya dan merampingkan perusahaan. Lebih dari 100 ribu pekerja GM memenuhi syarat untuk mengambil insentif itu, yang dapat menelan biaya beberapa milyar dolar bagi GM. Selain itu, GM telah sepakat mendanai program pensiun dini dengan insentif untuk Delphi, sebuah perusahaan suku cadang mobil yang bangkrut, yang sampai tahun 1999 merupakan anak perusahaan GM. Kepailitan Delphi bulan Oktober yang lalu merupakan kebangkrutan terbesar dalam sejarah Amerika.

Sebelum program pensiun dini dengan insentif ini diumumkan, Serikat buruh United Auto Workers mengancam akan melakukan pemogokan di Delphi, setelah Delphi mengatakan mungkin akan mengurangi gaji dan tunjangan untuk menghindari likuidasi. Rebecca Lindland adalah analis industri mobil pada Global Insight, sebuah perusahaan konsultasi ekonomi di Massachusetts. Ia mengatakan kepada Bloomberg News, banyak tantangan lain yang akan dihadapi GM: “Berapa banyak pabrik yang akan perlu ditutup? Berapa banyak lagi uang yang akan harus dibayarkan kepada pekerja yang tidak di-PHK? Siapa saja yang tidak di-PHK? Selain itu, GM masih harus melakukan perundingan dengan Serikat buruh bulan September tahun depan.”

Peter Morici, professor bisnis Universitas Maryland, yang sejak lama mengritik manajemen GM menganggap bahwa persetujuan yang dicapai GM mengenai program pensiun dini dengan insentif ini tidak akan mendatangkan manfaat. Presiden Direktur GM Rick Wagoner, menurut Morici, harus mengundurkan diri: “Rick Wagoner tampaknya tidak menyadari mendesaknya waktu. Ia harus segera menata kembali merek-merek mobil buatan GM, menghasilkan produk-produk yang lebih baik, dan meningkatkan mutu secara keseluruhan. Mereka masih saja mengatakan bahwa produk mereka lebih baik daripada kenyataan sebenarnya. Mereka terus menyalahkan para pengecam.”

Pangsa pasar GM di Amerika terus menyusut, direbut perusahaan-perusahaan lain, terutama Toyota. Karena gaji dan tunjangan pegawai GM sangat tinggi, pabrik-pabrik mobil asing di Amerika yang pegawainya tidak tergabung dalam serikat buruh, memiliki keunggulan harga paling tidak tujuh ribu dolar per mobil dibandingkan dengan mobil-mobil buatan GM dan Ford.

XS
SM
MD
LG