Tautan-tautan Akses

AS Berhasil Menghasilkan Vaksin yang Melindungi Tikus terhadap Virus Flu Burung


Para pakar di Amerika Serikat mengatakan mereka telah berhasil merekayasa gen yang menghasilkan vaksin yang melindungi tikus terhadap jenis virus flu burung yang paling ganas, H5N1, yang telah menewaskan 85 orang di seluruh dunia sejak tahun 2003.

Temuan itu dimuat on-line hari ini oleh jurnal kedokteran Inggris, the Lancet.

Para peneliti mengatakan vaksin eksperimen mereka menggunakan virus penyakit pilek atau adenovirus, yang direkayasa dengan genetika flu burung, guna merangsang pertahanan tubuh. Mereka mengatakan vaksin demikian dapat dihasilkan dengan lebih cepat daripada vaksin yang ada sekarang dan kemungkinan akan memberi perlindungan yang luas terhadap mutasi virus flu burung.

Sementara itu, para pejabat Indonesia mengatakan hasil pengetesan setempat menunjukkan remaja laki-laki yang berusia 15 tahun meninggal akibat jenis virus H5N1. Jika dikukuhkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, remaja tersebut menjadi korban jiwa yang ke-15 virus tadi.

Di Hong Kong, para pejabat kesehatan mengatakan tes-tes pendahuluan menunjukkan tiga orang yang melakukan kontak dengan ayam yang terinfeksi flu burung tidak terkena penyakit itu.

XS
SM
MD
LG