Tautan-tautan Akses

Kelompok Penculik Irak Tetapkan Batas Waktu Bagi Dua Sandera Jerman


Televisi berbahasa Arab al-Jazeera menayangkan video dua sandera warga Jerman di Irak dan mengatakan pihak penculik akan membunuh mereka dalam waktu 72 jam kecuali jika Jerman menghentikan kerja-samanya dengan Irak dan menutup kedutaannya di Baghdad. Rekaman terbaru ini, yang ditayangkan hari Selasa, tidak bersuara.

Tayangan itu menunjukkan kedua sandera duduk dilantai diapit oleh beberapa lelaki bertopeng yang membidikkan senapan ke arah ke dua sandera. Pemberontak menculik kedua warga Jerman tanggal 24 Januari di Baiji, Irak utara. Tim krisis sandera diperkirakan akan memberi laporan kepada Kabinet Jerman hari Rabu.

Sementara itu, kementrian Pertahanan Inggris mengatakan seorang prajurit Inggris tewas dalam ledakan di Irak, dan menjadi prajurit Inggris ke-100 yang gugur dalam perang itu. Kementrian tersebut mengatakan tiga prajurit lagi luka-luka dalam ledakan hari Selasa di kota Um Qasr, Irak selatan. Rincian lebih jauh belum diperoleh.

Sementara itu, polisi di Baghdad menemukan mayat 11 lelaki dengan mata terbalut kain dan ditembak. Tiga mayat lagi ditemukan di daerah Rustamiyah yang berdekatan. Juga, belum ada kabar mengenai nasib Jill Carrol, wartawati Amerika yang diculik. Ia tampil dalam siaran video hari Senin melalui televisi al-Jazeera.

Siaran rekaman itu tanpa suara, tetapi seorang pembaca berita mengatakan Carrol yang bercadar dan menangis memohon pembebasan semua narapidana perempuan di Irak. Pihak yang menculik Carrol mengancam akan membunuhnya jika tuntutan itu tidak dipenuhi. Wartawati freelance berusia 28 tahun itu diculik tanggal 7 Januari.

XS
SM
MD
LG