Tautan-tautan Akses

Amerika Bebaskan 500 Tahanan Dari Penjara Abu Ghraib, Irak


Militer Amerika di Irak mengatakan mereka telah membebaskan 500 tahanan dari penjara Abu Ghraib di Baghdad, termasuk dua wartawan Irak yang sudah ditahan selama berbulan-bulan tanpa dikenai dakwaan.

Sebuah pernyataan Amerika hari Ahad mengatakan semua tahanan yang dibebaskan itu telah menyatakan tidak akan melakukan kekerasan, dan tidak ada yang melakukan kejahatan yang serius.

Kedua wartawan, yang bekerja untuk Kantor Berita Reuters, ditahan bulan Agustus dan September yang lalu. Reuters mengatakan sekurang-kurangnya tiga wartawan lainnya, termasuk seorang kameraman freelance yang bekerja untuk kantor berita itu, masih dalam tahanan.

Sementara itu, pejabat-pejabat kehakiman Irak mengatakan sebuah delegasi sekarang sedang berusaha mendesak kepala hakim yang memeriksa Saddam Hussein agar jangan meletakkan jabatan.

Hakim Rizgar Amin menyerahkan pengunduran dirinya hari Sabtu, setelah dikritik bahwa dirinya terlalu membiarkan presiden Irak yang digulingkan itu mendominasi jalannya pengadilan. Saddam diajukan ke pengadilan karena pembunuhan 140 orang pada tahun 1982 di sebuah desa Shiah yang menjadi tempat percobaan pembunuhan terhadap dirinya yang gagal.

XS
SM
MD
LG