Tautan-tautan Akses

Utusan Khusus PBB Untuk Birma Letakkan Jabatan


Utusan khusus PBB untuk Birma telah meletakkan jabatan setelah gagal memperoleh izin mengunjungi negara itu selama hampir dua tahun. Berbicara dengan para wartawan hari Ahad, diplomat Malaysia Razali Ismail mengatakan kontrak resminya baru-baru ini berakhir dan jelas rezim militer Birma tidak menginginkan dirinya kembali.

Tetapi Razali mengemukakan kepada kantor berita Associated Press bahwa PBB hendaknya menunjuk seorang yang lebih dapat diterima oleh pemerintah Birma. Razali sudah lama menekan pemimpin-pemimpin Birma agar mempercepat reformasi demokratis dan ia secara terbuka menyerukan agar aktivis demokrasi yang sekarang dipenjara, Aung San Suu Kyi dibebaskan.

Pemimpin-pemimpin oposisi Birma memuji Razali, mengatakan ia telah bekerja keras untuk memperbaiki keadaan di Birma. Razali menjalankan tugas sebagai utusan khusus PBB itu sejak bulan April 2000.

XS
SM
MD
LG