Tautan-tautan Akses

Pengadilan Diktator Sadam Hussein Kembali Dilangsungkan di Baghdad


Pengadilan diktator Irak yang terguling Sadam Hussein dan tujuh pejabat dalam kabinetnya semasa menjabat presiden kembali dilangsungkan di Baghdad, setelah jeda dua pekan karena pemilu parlemen yang berlangsung di negara itu.

Saddam menolak untuk menghadiri pengadilan terdahulu pada tanggal 7 Desember, namun ia hadir dihadapan pengadilan khusus hari Rabu ini.

Lima saksi diajukan untuk memberikan kesaksian yang menentang Saddam Hussein, yang kemungkinan menghadapi hukuman mati. Ia dan para pejabat pendukungnya menghadapi tuduhuan-tuduhan yang muncul akibat pembantaian masal terhadap lebih dari 140 muslim Syah yang terjadi 23 tahun lalu di desa Dujail, dimana sejumlah penduduknya dicurigai berusaha membunuh Saddam.

Dalam sidang-sidang pengadilan sebelumnya, para korban penyiksaan dari desa itu memberikan kesaksian mereka saat berada di penjara Irak. Gorden penutup dan alat pengubah suara digunakan untuk menjaga kerahasiaan beberapa saksi yang mencemaskan kemungkinan munculnya tindakan balas dendam.

XS
SM
MD
LG