Tautan-tautan Akses

Ratusan Ulama Sunni Irak Keluarkan Fatwa Desak Rakyat Sukseskan Pemilu Kamis


Ratusan ulama Arab Sunni telah mengeluarkan fatwa yang mendesak rakyat Irak agar memberikan suara dalam pemilihan anggota parlemen yang krusial hari Kamis. Fatwa yang diumumkan hari Selasa itu bertujuan untuk memastikan bahwa para pemilih Sunni ikut memberikan suara, yang sebagian besar memboikot pemilu bulan Januari lalu untuk majelis interim.

Para pejabat Irak merencanakan akan mengambil langkah keamanan yang ketat untuk mencegah tindak kekerasan selama berlangsung pemilu, meskipun beberapa kelompok pemberontak telah menyerukan kepada pengikut mereka agar jangan menyerang tempat-tempat pemungutan suara.

Hari Selasa , para warga Irak di pengasingan mulai memberikan suara di tps-tps di 15 negara, termasuk Amerika Serikat di mana kurang lebih 240.000 warga Irak berhak untuk memberikan suara . Di Baghdad, Duta Besar Amerika Zalmay Khalilzad mengatakan, paling sedikit 120 orang tahanan didapati diperlakukan dengan kejam di dua penjara Irak. Ia menambahkan, perlakuan itu tidak dapat diterima, dan dikatakan, para pejabat militer Amerika akan mulai mendampingi pasukan Irak untuk mengamati proases penahanan seseorang. Para pejabat Irak mengatakan, tuduhan perlakuan kejam itu dilebih-lebihkan.

Sementara, warga Irak yang tinggal di Amerika Serikat menuju ke tempat-tempat pemungutan suara hari Selasa untuk memberikan suara dalam pemilihan anggota parlemen Irak. Panitia pemilu mengatakan mereka mengharapkan puluhan ribu warga Irak memilih dari hari Selasa sampai Kamis di tempat-tempat pemungutan suara di Amerika Serikat. Sebagian mereka berencana akan menempuh perjalanan jauh ratusan mil untuk memberikan suara. Tps-tps itu mencakup daerah-daerah dekat Ibukota Amerika, Washington, D.C, San Francisco, Chicago, dan Nashville di negara bagian Tennessee.

XS
SM
MD
LG