Tautan-tautan Akses

Pemimpin Sunni Irak Peringatkan Operasi Militer Dapat Ganggu Pemilu


Para pemimpin Arab Sunni di Irak telah memperingatkan operasi militer besar-besaran Amerika dan Irak mungkin dapat mengurangi semangat warga Sunni untuk ikut dalam pemilihan anggota parlemen bulan depan.

Para pemimpin kelompok-kelompok utama Sunni hari Minggu menyerukan diakhirinya operasi demikian dengan mengatakan operasi itu merugikan proses politik di sebagian besar daerah Sunni. Tentara Amerika dan Irak telah mengadakan serangan di Irak barat laut dalam usaha menghentikan arus pemberontak dan pengiriman perbekalan dari Syria.

Sementara itu, pasukan koalisi membantah pernyataan bahwa seorang pembantu dekat mantan pemimpin Irak Saddam, Hussein Izzat Ibrahim al Douri telah meninggal. Sebuah pernyataan mengatakan Izzat Ibrahim al Douri masih dicari-cari dengan imbalan hadiah 10 juta dolar bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi yang menjurus pada penangkapannya atau kalau benar ia sudah meninggal dapat menunjukkan di mana kuburannya.

Para pejabat Amerika juga melaporkan tewasnya dua anggota pasukan marinir dan seorang tentara dalam insiden terpisah di luar Baghdad. Kurang lebih seribu seratus pengacara telah mengundurkan diri dari tim pembela pemimpin Irak yang digulingkan, Saddam Hussein, setelah dua orang rekan mereka dibunuh dalam sebulan ini.

XS
SM
MD
LG