Tautan-tautan Akses

Parlemen Irak Setujui Perubahan Terakhir Rancangan Konstitusi 


Parlemen Irak telah menyetujui perubahan menit terakhir pada rancangan konstitusi untuk memperoleh dukungan minoritas Arab Sunni dalam referendum hari Sabtu.

Para pejabat bertemu hari Rabu membahas perubahan itu yang merupakan bagian dari kompromi terobosan antara para pemimpin Kurdi, Syiah dan Sunni. Perubahan itu memungkinkan parlemen untuk mempertimbangkan amandemen terhadap piagam itu tahun depan, jika disetujui dalam referendum hari Sabtu.

Salahsatu partai Sunni utama, Partai Islam Irak kini berjanji akan mendukung rancangan undang-undang dasar itu, meskipun partai-partai Sunni lain kemungkinan akan terus menentangnya. Sebelumnya, seorang jurubicara Gedung Putih menyambut gembira kompromi itu dengan menyebutnya sebagai “langkah positif”.

Meski tercapai kompromi, kekerasan pra-referendum berlanjut di Irak. Polisi mengatakan seorang pelaku bom bunuhdiri meledakkan dirinya di tengah para rekrut angkatan darat Irak hari ini, menewaskan 30 orang dan melukai 35 lainnya di Tal Afar, sebuah pangkalan militer dekat perbatasan Syria.

XS
SM
MD
LG