Tautan-tautan Akses

Cuaca Cerah Bantu Peningkatan Operasi Pertolongan Korban Gempa Pakistan


Cuaca cerah di seantero Pakistan sepanjang hari Rabu membantu meningkatkan operasi penyelamatan dan pertolongan setelah gempa hari Sabtu yang menyebabkan lebih dari dua juta orang kehilangan tempat tinggal. Para pejabat Pakistan mengatakan, sekitar 50 ribu anggota pasukan telah menyebar di wilayah yang terlanda untuk membantu korban gempa itu yang telah menewaskan lebih dari 23 ribu orang.

Presiden Pervez Musharraf dalam pidato nasional menyatakan penyesalan atas keterlambatan menolong rakyat. Katanya musibah itu terlalu besar bagi pemerintanya untuk ditangani dengan cepat. Wilayah yang terlanda paling parah adalah Kashmir, dimana tentara India mengesampingkan permusuhan selama puluhan tahun hari Rabu dengan melintasi perbatasan de-fakto untuk membantu tentara Pakistan yang minta bantuan sewaktu parit-parit pertahanan mereka ambruk.

Di wilayah Kashmir India, menurut para pejabat angka tewas meningkat melampaui 1400. Seorang pejabat tertinggi regional mengatakan lebih dari 40 ribu rumah hancur di dua distrik tapal-batas dekat pusat gempa itu. Presiden Bush telah menelpon Perdana Menteri India Manmohan Singh untuk menyampaikan dukacita dan untuk mengetahui perkembangan upaya pertolongan India setelah gempa hari Sabtu itu. Gedung Putih mengatakan Bush memuji Singh yang mengulurkan tangan memberi bantuan kepada Pakistan. Hanya beberapa jam sebelumnya, pesawat India pertama dengan pasokan logistik tiba di sebuah pangkalan militer dekat Islamabad, membawa tenda, obat, dan barang keperluan lain.

Di Islamabad, Presiden Musharraf menyatakan terimakasih kepada dunia atas pengiriman bantuan. Dalam pidato televisi yang disiarkan secara nasional, Jenderal Musharraf secara khusus menyampaikan terimakasih kepada India. Katanya Perdana Menteri Singh telah begitu baik menelponnya dan menawarkan segala bantuan yang mungkin diberikan.

Bank Dunia mengatakan akan melipatduakan komitmen sebelumnya, menjadi 40 juta dollar. Dana itu akan dialihkan dari proyek-proyek lain di Pakistan. Perdana Menteri Inggris Tony Blair menjanjikan 17 setengah juta dollar lagi bagi para korban gempa, selain tiga setengah juta dollar yang sudah dijanjikan Inggris sebelumnya. Amerika Serikat mengumumkan sumbangan bantuan darurat pertama sampai 50 juta dollar, sementara PBB telah menyerukan 272 juta dollar untuk pertolongan darurat.

XS
SM
MD
LG