Tautan-tautan Akses

Pemerintah Irak Umumkan Akan Berlakukan Jam Malam


Pemerintah Irak mengumumkan akan memberlakukan jam malam, melarang mobil dan menutup perbatasan menjelang referendum konstitusi hari Sabtu. Ribuan orang tentara Irak dan koalisi akan melakukan patroli untuk melindungi ke-15 juta orang pemilih Irak, yang akan memberikan suara menyetujui atau menolak rancangan konstitusi.

Sementara itu di Baghdad, para tokoh politik Arab Sunni hari Sabtu menyerukan agar kaum Sunni tidak memboikot referendum, tetapi memberikan suara menentang konstitusi, yang mereka takutkan akan memecah belah Irak.

Dalam perkembangan lain, sebuah bom mobil meledak di Baghdad, menewaskan tujuh orang. Tentara Amerika mengatakan, pihaknya telah mengakhiri satu dari empat operasi militer yang bertujuan membersihkan pemberontak di Irak Barat menjelang berlangsungnya referendum.

XS
SM
MD
LG