Tautan-tautan Akses

Golongan Oposisi Tuduh Pemilu Mesir Penuh Kecurangan


Golongan politik yang beroposisi di Mesir menentang kemenangan Presiden Hosni Mubarak dengan jumlah suara sangat besar dalam pemilu presiden. Mubarak, yang telah berkuasa 24 tahun, memenangkan masa jabatan 6 tahun lagi. Untuk pertama kali Mesir membolehkan banyak calon dalam pemilu presiden.

Komisi resmi pemilu mengatakan, jumlah pemilih yang memberikan suara tidak banyak, kurang dari seperempat 32 juta pemilih , tetapi presiden yang berumur 77 tahun itu memenangkan 88 persen jumlah suara. Para penentang Mubarak mengatakan, pemilihan berlangsung sangat curang.

Pemimpin Partai Ghad Ayman Nour, di tempat kedua, memperoleh 7,3 persen, menyatakan akan berusaha supaya hasil pemungutan suara dibatalkan. Ketua Partai Wafd , Numan Gumaa, di tempat ketiga, menuduh pemerintah bertindak curang terhadap hasil pemilu.

Pemantau independen dan kantor-kantor berita Barat melaporkan terjadinya berbagai kecurangan, tetapi para pejabat pemilu menolak tuntutan golongan oposisi untuk diadakannya pemungutan suara ulang.

XS
SM
MD
LG