Tautan-tautan Akses

Pemerintah AS Dinilai Terlalu Lamban Dalam Memberikan Bantuan Korban Katrina


Warganegara, politisi dan media mengecam pemerintah federal Amerika sebagai terlalu lamban dalam memberikan bantuan kepada korbanTopan Besar Katrina. Berbicara bagi Partai Demokrat hari Sabtu, anggota Kongres Charlie Melancon dari Lousiana mengatakan publik Amerika harus mulai mempertanyakan kemampuan pemerintah menanggapi keadaan darurat.

Presiden Bush telah mengakui tanggapan awal terhadap topan dan banjir di New Orleans itu tidak dapat diterima. Tetapi pemerintah berusaha membela upaya bantuan dan pertolongan yang makin ditingkatkan. Dalam pidato radio hari Sabtu, Presiden Bush mengatakan situasi di lapangan semakin membaik dari jam ke jam. Tetapi katanya tugas maha besar masih menunggu. Menteri Keamanan Dalam Negeri Michael Chertoff melukiskan topan tersebut dan banjir yang mengikutinya sebagai kemungkinan bencana alam terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.

Ribuan tentara Amerika memasuki New Orleans, menyelamatkan puluhan ribu orang dari jalan-jalan yang banjir, mayat-mayat yang membusuk dan keadaan kacau yang telah mencekam kota itu sesudah dilanda Topan Katrina. Korban terakhir yang berlindung di stadion Superdome kota itu sudah ditolong, diangkut dengan pesawat atau bus ke negara-negarabagian yang bertetangga untuk tempat tinggal sementara. Ribuan korban yang lelah mengatakan mereka merasa diabaikan, menyatakan terimakasih, tetapi juga marah karena lama menunggu makanan, air dan sarana angkutan untuk mengungsi.

Untuk membantu upaya penyelamatan dan pertolongan, Presiden Bush hari Sabtu memerintahkan 7 ribu anggota pasukan tambahan untuk menyertai 4 ribu tentara yang sudah ada di kawasan Pesisir Teluk yang dihancurkan topan itu. Pihak berwenang belum tahu berapa banyak yang tewas di sepanjang Pesisir Teluk. Ratusan dikonfirmasi tewas di Mississippi dan Louisiana, tetapi para politisi di kawasan itu memperkirakan jumlahnya akan melonjak menjadi ribuan.

Sementara itu, para pengamat perekonomian Amerika memprediksi total kerugian dari kehancuran oleh Topan Katrina kemungkinan mencapai 100 milyar dollar. Untuk asuransi saja menurut para pengamat industri, ganti-rugi diperkirakan sekitar 25 milyar dollar. Para penaksir ganti-rugi mengatakan mereka akan mendapat gambaran yang lebih jelas atas kerusakan setelah dapat memasuki New Orleans dan kota-kota Pesisir Teluk lainnya.

Presiden Bush telah menandatangani anggaran darurat 10,5 milyar dollar bagi wilayah yang terlanda topan itu, dan katanya akan diperlukan bantuan lebih jauh. Dia juga menunjuk ayahnya mantan Presiden George Herbert Walker Bush dan mantan Presiden Bill Clinton untuk meng-koordinasi upaya pengumpulan dana swasta.

XS
SM
MD
LG