Tautan-tautan Akses

Gubernur Louisiana: New Orleans Perlu Dievakuasi


Gubernur Louisana mengatakan semua orang yang masih di New Orleans harus dievakuasi karena banjir yang tak henti-hentinya sehari setelah badai Katrina meluluh-lantakkan daerah Gulf Coast di bagian selatan Amerika, mengakibatkan kerusakan tak kepalang tanggung dan angka kematian yang terus bertambah.

Gubernur Kathleen Blanco mengatakan orang yang berkumpul di pusat-pusat penampungan perlu dikeluarkan dari kota itu. Ia menyebut keadaan sangat memilukan hati dan mengatakan sebagian daerah perumahan terpaksa harus dibangun kembali seluruhnya. Blanco menambahkan diperlukan waktu lama sebelum aliran listrik pulih di New Orleans, yang kini 80 persen terendam air.

Penjarahan terjadi di seluruh pelosok kota hari Selasa. Pihak berwenang mengatakan Zeni Angkatan Darat kini menyiapkan rencana untuk menyumbat lobang sepanjang 100-meter di tanggul. Pihak berwenang saat ini men “drop” kantong-pasir secara besar-besaran di daerah itu. Para pejabat mengatakan mereka belum bisa memastikan jumlah yang tewas sementara regu penolong memusatkan diri untuk mencari orang yang selamat dalam banjir itu.

Di Biloxi, kota di pantai Mississippi pihak pejabat mengatakan air pasang setinggi 9 meter akibat badai mungkin menewaskan ratusan orang. Walikota Biloxi A.J. Halloway menyebut Katrina “tsunami kami.” Pihaj berwenang melanjutkan upaya pertolongan darurat di Louisiana, Alabama dan Mississippi. Mereka mengatakan hampir dua juta orang kini tanpa aliran listrik di daerah-daerah yang diterjang Katrina.

Sementara itu, harga minyak dunia membubung memecahkan rekor baru hari Selasa sementara para investor khawatir mengenai dampak Badai Katrina terhadap produksi minyak di Amerika. Harga satu barel minyak mentah untuk pengiriman kemudian setinggi 70-dolar 85 sen dalam perdagangan di New York. Kemudian harganya turun menjadi 70 dolar satu barel pada penutupan jual beli. Badai berkekuatan tinggi itu menerjang daerah yang memproduksi kira-kira 25 persen minyak mentah yang digunakan Amerika Serikat. Katrina juga menutup beberapa penyulingan utama di jalur badai itu.

Bahkan sebelum badai, harga minyak dunia sudah mencapai tingkat yang tinggi sementara permintaan kuat dari Cina, India, dan Amerika membebani kemampuan produsen dan paberik penyulingan minyak untuk mengantarkan produknya ke pasar.

XS
SM
MD
LG