Tautan-tautan Akses

15 Muslim Cina Terus Ditahan di Penjara Guantanamo


Sebuah laporan yang dipublikasikan menyatakan 15 anggota minoritas Muslim Cina terus ditahan di penjara militer Amerika di Teluk Guantanamo, Kuba, lebih dari 20 bulan setelah mereka dinyatakan bebas dari tuduhan terorisme.

Mengutip pernyataan para pejabat senior Amerika, The Washington Post menulis, pemerintah Bush memilih untuk tidak mengirim pulang tahanan muslim Uighur itu karena khawatir Cina akan memperlakukan dengan buruk atau menyiksa mereka. Laporan itu juga menyebutkan, Departemen Luar Negeri Amerika belum dapat menemukan negara yang bersedia memberikan mereka suaka.

Para pejabat Amerika mengatakan, usaha-usaha terus dilangsungkan untuk mencari negara ketiga yang bersedia menerima para muslim Uighur ini, setelah permintaan mereka ditolak oleh sekitar 20 negara, termasuk Swedia, Finlandia dan Switzerland.

China telah secara rutin dikritik atas perlakuannya terhadap kelompok etnis muslim. Beijing telah mengatakan, para tahanan itu merupakan bagian dari kekuatan teroris yang mengarah pada gerakan separatis di kawasan Xinjiang, China.

XS
SM
MD
LG