Tautan-tautan Akses

IAEA Buka Pembicaraan Darurat Mengenai Program Bahan Bakar Iran


Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang baru dilantik mengatakan insentif Eropa yang dimaksudkan untuk membujuk Iran menghentikan program bahan bakar nuklirnya merupakan penghinaan bagi bangsa Iran.

Tetapi Kantor Berita Mahasiswa Iran mengatakan Presiden Ahmadinejad memberitahu Sekjen PBB Kofi Annan sewaktu pembicaraan telpon bahwa ia akan mengajukan proposal baru untuk mengakhiri krisis ini setelah ia membentuk kabinet.

Laporan mengenai komentar Presiden Ahmadinejad diperoleh hari Selasa, sementara Badan Tenaga Atom Internasional atau IAEA mengakhiri hari pertama pembicaraan dua hari di Wina.

Pembicaraan itu diselenggarakan sebagai tangkisan atas dimulainya lagi operasi Iran bagi pengubahan uranium kadar rendah hari Senin. Dengan sokongan Amerika, Uni Eropa telah mengancam akan mengajukan Iran ke Dewan Keamanan PBB, yang bisa memberlakukan sanksi jika didapatinya Teheran melanggar perjanjian Non-Proliferasi Nuklir.

Presiden Bush hari ini mengatakan ia tetap sangat curiga pada ambisi nuklir Iran. Tetapi ia menyebut kesediaan presiden Iran untuk menawarkan proposal baru suatu perkembangan positif.

XS
SM
MD
LG