Tautan-tautan Akses

Raja Abdullah Ampuni Lima Warga Saudi Yang Dipenjarakan Karena Serukan Reformasi


Raja Saudi Abdullah mengampuni lima orang warga Arab yang dipenjarakan karena menyerukan reformasi politik.

Televisi pemerintah menyiarkan pernyataan Raja Abdullah mengenai amnesti itu. Kelima orang itu menjalani hukuman penjara sampai sembilan tahun.

Amnesti diberikan beberapa hari setelah Raja Abdullah naik tahta setelah ayahnya, Raja Fahd, meninggal dunia.

Sementara itu, Inggris, Australia dan Amerika memperingatkan bahwa kaum militan dalam waktu dekat mungkin akan menyerang sasaran Barat di Arab Saudi. Kedutaan besar Amerika di Ryadh mengatakan, semua misinya di Arab Saudi akan tutup sampai hari Selasa karena ancaman terhadap fasilitas-fasilitas Amerika.

Departemen Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan, tidak memiliki informasi mengenai kemungkinan serangan teror. Para analis mengatakan, keprihatinan mengenai keamanan di Arab Saudi membuat harga minyak naik mencapai rekor baru, hari Senin. Harga minyak untuk pengiriman masa depan mencapai 64 dolar per barel di New York, sebelum turun lagi sedikit.

XS
SM
MD
LG