Tautan-tautan Akses

Iran Akan Memulai Aktivitas Konversi Uranium Jika Proposal Uni Eropa Tidak Dapat Diterima


Iran mengatakan negara itu akan memulai kembali aktivitas konversi uranium yang terbatas kecuali Uni Eropa dapat mengajukan proposal yang dapat diterima hari Minggu ini untuk menyelesaikan perselisihan internasional mengenai aktivitas nuklir Tehran.

Perunding utama Iran, Ali Agha Mohammadi, mengatakan tempat pengolahan nuklir negaranya di Isfahan tidak akan mengkonversi uranium, yang dapat digunakan untuk menciptakan senjata nuklir. Ia dilaporkan telah berjanji bahwa para inspektur PBB akan dapat mengawasi aktivitas konversi uranium tersebut ketika kegiatan itu dimulai Senin besok.

Proses konversi itu mengubah biji uranium menjadi bentuk gas, uranium hexafluoride. Pada fase pengayaan, gas uranium itu diubah menjadi bahan bakar bagi reaktor tenaga nuklir atau bentuk lain yang dapat digunakan dalam bom atom. Uni Eropa sedang menawarkan insentif ekonomi serta politik jika Iran setuju untuk menghentikan program pengayaan uraniumnya secara permanen. Iran berpendapat, para perunding Eropa setuju untuk mengajukan sebuah proposal spesifik sebelum 1 Agustus, namun para diplomat Uni Eropa mengatakan itu bukan batas waktu yang tetap.

Iran mengatakan program nuklirnya ditujukan hanya untuk tujuan-tujuan yang damai, termasuk produksi tenaga listrik. AS mengatakan Tehran sedang bekerja secara rahasia untuk mengembangkan senjata nuklir.

XS
SM
MD
LG