Tautan-tautan Akses

Diplomat Aljazair di Irak Diculik di Bagdad Barat


Kepolisian Irak mengatakan diplomat tertinggi Aljazair di Irak dan seorang pembantunya telah diculik di Bagdad Barat. Pihak berwajib mengatakan orang-orang bersenjata di dua mobil meringkus kedua pria itu di luar sebuah restoran di distrik kalangan elit Al-Mansour di Bagdad Barat Kamis kemarin.

Para dutabesar dari tiga negara Muslim lain – Mesir, Bahrain dan Pakistan – secara terpisah telah menjadi sasaran penculikan awal bulan ini. Dutabesar Mesir diculik dan pihak pemberontak mengatakan telah membunuhnya, tetapi jenazahnya belum ditemukan.

Dutabesar Bahrain tidak dicederai, sementara dutabesar Pakistan dapat meloloskan diri. Di tempat lain, pemberontak menewaskan paling kurang 12 orang hari Kamis, diantaranya 5 tentara Irak dalam serangan bom bunuhdiri di selatan Bagdad. Pihak militer Amerika Serikat melaporkan, seorang pelaut Amerika juga tewas kemarin oleh luka yang ia derita dalam sebuah ledakan bom pekan lalu.

Sementara itu, saluran televisi satelit Al Arabiya telah menayangkan cuplikan yang memperlihatkan Saddam Hussein dihadapkan ke depan mahkamah yang sedang meng-investigasi kejahatan yang dituduh telah dilakukan mantan diktator tersebut. Al Arabiya mengatakan sidang dengar kesaksian itu berlangsung Kamis kemarin.

Rekaman itu memperlihatkan seorang pejabat mahkamah membacakan dakwaan terhadap Saddam, diantaranya penyitaan hartamilik orang-orang Kurdi Irak dan Muslim Syi’ah. Saddam menyela pejabat itu paling kurang dua kali, diantaranya menyatakan keluhan dia tidak diberi kesempatan bertemu dengan pengacaranya kecuali sewaktu dengar kesaksian.

Hari Minggu, seorang hakim mahkamah mengatakan tanggal dimulainya pengadilan Saddam kemungkinan diumumkan dalam beberapa hari, sementara penyidikan hampir mendekati tahap akhir.

XS
SM
MD
LG