Tautan-tautan Akses

Cina Mengatakan Seorang Wartawan di Hongkong Mengaku Sebagai Mata-Mata Badan Intelijens Asing


Cina mengatakan seorang wartawan berbasis di Hongkong telah mengaku sebagai mata-mata badan intelijens asing. Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan hari ini Ching Cheong, seorang wartawan kawakan harian Straits Times Singapura, mengaku bahwa ia diberi bayaran yang besar melakukan kegiatan mata-mata di Cina Daratan. Tetapi, Kementerian itu tidak menyebut Negara mana yang membayar Ching.

Isteri Ching, Mary Lau, mengatakan suaminya ditangkap tanggal 22 April di Cina Selatan ketika berusaha memperoleh apa yang ia duga naskah wawancara rahasia dengan mendiang Zhao Ziyang. Zhao adalah bekas Ketua Partai Komunis Cina yang dijatuhkan karena menentang keputusan yang mengakibatkan pembantaian di lapangan Tiananmen tahun 1989. Ia meninggal dunia bulan Januari setelah 15 tahun dalam tahanan rumah. Ching adalah warga Hongkong dan penduduk tetap Singapura.

XS
SM
MD
LG