Tautan-tautan Akses

Kandidat Presiden Iran, Rafsanjani Ingin Perbaiki Hubungan Dengan Amerika


Kandidat Presiden Iran Ali Akbar Hashemi Rafsanjani mengatakan dia ingin memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat, tetapi katanya Washington harus mengambil langkah lebih dulu dalam memperbaiki hubungan yang terputus.

Rafsanjani yang menjadi presiden Iran tahun 1989 sampai 1997 pekan lalu mengumumkan bahwa dia akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan umum 17 Juni.

Dalam wawancara dengan Reuters, mullah berumur 70 tahun itu mengatakan dia tidak akan pernah meninggalkan program nuklir Iran, yang katanya menaati hukum internasional. Ia juga mengatakan akan berusaha memastikan konfrontasi sekarang ini antara Teheran dan pemerintah-pemerintah Barat mengenai program nuklir Iran tidak berubah menjadi konfrontasi militer dengan Washington.

Amerika Serikat memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran tahun 1980, setelah penyanderaan anggota staf kedutaan besar Amerika Serikat. Tahun 2002, Presiden Bush menyebut Iran sebagai bagian dari “poros kejahatan” bersama Korea Utara dan Irak.

XS
SM
MD
LG