Tautan-tautan Akses

12 Tewas dalam Serangan di Seluruh Afghanistan


Warga Afghanistan melihat lokasi serangan bom dengan remote control yang menghantam bis di Kabul barat dan menewaskan 9 orang (foto: dok).

Warga Afghanistan melihat lokasi serangan bom dengan remote control yang menghantam bis di Kabul barat dan menewaskan 9 orang (foto: dok).

Sebuah ledakan dengan remote control menghantam bis yang melintasi sebuah jembatan di Kabul barat, menewaskan 9 orang.

Sekurangnya 12 orang tewas dalam serangkaian serangan di seluruh pelosok Afghanistan hari Selasa termasuk sembilan orang yang tewas dalam sebuah serangan bom pinggir jalan dekat ibukotanya.

Pejabat-pejabat Afghanistan mengatakan ledakan dengan remote control itu menghantam bis yang melintasi sebuah jembatan di Kabul barat. Polisi setempat mengatakan mereka menangkap seorang tersangka pengeboman itu yang melukai lima orang.

Dalam insiden lainnya, pihak berwenang mengatakan seorang pengebom meledakkan truk penuh bahan peledak di luar pangkalan NATO di Pul-i-Alam, ibukota provinsi Logar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan yang melukai sekurangnya 11 warga sipil.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan teroris yang menargetkan warga sipil tak berdosa semasa bulan Ramadhan bukan orang Muslim atau orang Afghanistan dan mereka “tidak akan mencapai apapun selain kebencian publik”
Pasukan koalisi NATO juga mengecam serangan itu sebagai contoh “pemusnahan oleh pemberontakan itu, yang dengan keji tidak menghiraukan rakyat Afghanistan”

Hari Selasa pasukan koalisi mengatakan dua orang bersenjata berseragam angkatan militer melepaskan tembakan ke arah pasukan NATO di Afghanistan timur, menewaskan satu orang. Tahun ini sebegitu jauh terjadi sekurangnya 25 serangan dimana pasukan asing tewas oleh tentara Afghanistan atau pemberontak berseragam yang menyamar sebagai tentara. Pasukan koalisi tidak mengungkap kewarga negaraan tentara yang tewas itu.

Perancis mengatakan salah seorang tentaranya tewas dan seorang lagi cedera dalam tembak menembak dengan pemberontak di provinsi Kapisa. Sejak tahun 2001, 88 tentara Perancis tewas di Afghanistan.

Polisi mengatakan pemberontak meledakkan bom yang diikat ke keledai di provinsi Ghor hari Selasa menewaskan kepala polisi distrik dan melukai tiga lainnya. Pejabat setempat menyalahkan Taliban atas serangan itu.

Dalam perkembangan lain Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen menunjuk Maurits Jochems sebagai wakil senior NATO berikutnya untuk Afghanistan. Jochems akan menggantikan Simon Gass, yang akan kembali ke kantor Urusan Persemakmuran dan Luar Negeri dan Inggris setelah menjabat sebagai wakil selama 18 bulan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG