Tautan-tautan Akses

Krisis Nuklir Jepang Sebabkan Anjloknya Penjualan Komoditi Laut di Korsel

  • Steve Herman

Tangkapan segar dari Jepang seperti ini kini dihindari banyak konsumen, termasuk di Korea Selatan.

Tangkapan segar dari Jepang seperti ini kini dihindari banyak konsumen, termasuk di Korea Selatan.

Kekhawatiran akan bahaya radiasi dari PLTN di Jepang menyebabkan penjualan hasil laut anjlok di negara tetangga, Korea Selatan.

Di pasar ikan Garak, teriakan penjual hasil laut segar yang biasanya menarik pembeli, tidak menarik banyak peminat. Seorang pedagang ikan, mengubah teriakannya dan terus mengulang bahwa hasil laut yang dijual berasal dari Korea.

Hanya sedikit pembeli yang masih mau membeli hasil laut dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya, walaupun hanya 10 persen saja dari hasil laut yang dijual di pasar Seoul berasal dari Jepang. Pedagang ikan mengatakan penjualan berkurang setengahnya, sebagai akibat gencarnya berita mengenai air laut yang terkena radiasi di dekat PLTN Fukushima.

Kim Hyun-yi mengatakan ia dan rekan-rekannya kini harus membuang berkotak-kotak ikan Pollock. Ikan putih tersebut biasanya dijual seharga 70-80 dolar per kotak. Mereka mencoba menurunkan harganya sebesar lima dolar, tapi masih saja tak ada pembelinya.

Pejabat kota Seoul memeriksa kadar radiasi dalam ikan hidup di pasar Garak-dong di Seoul, Selasa (29/3).

Pejabat kota Seoul memeriksa kadar radiasi dalam ikan hidup di pasar Garak-dong di Seoul, Selasa (29/3).

Pedagang ikan lainnya, Lee Eun-young mengatakan semua pembeli yang lewat menanyakan asal ikan-ikan yang dipajang. Lee mengatakan sulit sekali menjual ikan apapun kecuali ikan beku. Ia mengatakan biasanya pemilik restoran membeli dalam jumlah besar, tetapi sekarang mereka enggan membeli, dan sebagian pedagang menutup sementara usahanya karena khawatir dampak radiasi terus terjadi.

Seorang pembeli, Chung Myung-sun mengatakan masalah yang menimpa PLTN Fukushima mendorong berubahnya kebiasaan makan keluarganya. Chung mengatakan ia sama sekali menghindari pembelian ikan dan beralih kepada sayur-sayuran. Satu-satunya ikan yang dipertimbangkan untuk dibeli harus yang beku dan ditangkap sebelum terjadinya radiasi tersebut.

Pemilik restoran Kim Shun-hwa juga berbelanja di pasar itu. Dia mengatakan ikan Pollock segar tak lagi ditawarkan dalam menu restorannya. Kim mengatakan, apabila tersiar kabar ia menjualnya, usahanya pasti akan hancur. Jadi, satu-satunya ikan Pollock yang disajikan adalah yang beku. Ia juga mengkhawatirkan keamanan mengkonsumsi cumi-cumi karena umumnya berasal dari perairan antara Jepang dan semenanjung Korea.

Pemerintah Korea Selatan telah menghentikan impor ikan dari wilayah di sekitar PLTN Fukushima dan mengawasi dengan ketat tingkat radiasi semua produk laut dari Jepang.

XS
SM
MD
LG