Tautan-tautan Akses

Israel akan Ajukan Pembunuhan Keluarga Israel oleh Palestina ke PBB

  • Robert Berger
  • Wita Sholhead

Tentara Israel berpatroli di perkampungan Awarta, Sabtu (12/3) setelah sebuah keluarga dibunuh di dekat Itamar, salah satu pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Tentara Israel berpatroli di perkampungan Awarta, Sabtu (12/3) setelah sebuah keluarga dibunuh di dekat Itamar, salah satu pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Israel berencana mengajukan keluhan ke PBB mengenai serangan oleh penyusup Palestina yang membantai sebuah keluarga Yahudi.

Didukung banyak helikopter, pasukan Israel mencari para penyerang yang menyusup ke pemukiman Yahudi di perkampungan Itamar di Tepi Barat dan membunuh lima anggota sebuah keluarga. Militer Israel mengatakan para penyerang Palestina mendobrak sebuah rumah dan menikam sampai mati pasangan suami-isteri dengan tiga anak mereka, yang berumur 11 tahun, tiga tahun dan seorang bayi. Serangan tersebut terjadi pada tengah malam di pemukiman Sabbath.

Kepala Komado Pusat Israel, Jenderal Avi Mizrahi, menyebutnya sebagai serangan teroris yang kejam oleh pembunuh keji dan pengecut.

Berbicara kepada wartawan di tempat kejadian, Mizrahi bertekad untuk segera menangkap para penyerang dan “mengadili mereka."

Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad mengecam serangan itu, mengatakan tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan, “Siapa pun yang melakukan dan siapa pun korbannya,” tambahnya. Polisi Palestina ikut mencari para penyerang tersebut.

Serangan itu mengakhiri masa tenang di Tepi Barat dan kembali menyoroti wilayah-wilayah pemukiman, yang telah menjadi penghalang utama dalam proses perdamaian. Palestina menolak kembali ke perundingan perdamaian sampai Israel menghentikan semua pembangunan pemukiman, tetapi Israel menampik.

Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman berencana mengajukan keluhan ke PBB mengenai serangan tersebut, yang disebutnya sebagai “pembunuhan kejam terhadap seluruh anggota keluarga.”

XS
SM
MD
LG