Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Serukan Kamboja dan Thailand untuk Tahan Diri


Sekjen PBB Ban Ki-moon (foto: dok) mengecam timbulnya korban jiwa dan kerusakan situs bersejarah akibat konflik Kamboja-Thailand.

Sekjen PBB Ban Ki-moon (foto: dok) mengecam timbulnya korban jiwa dan kerusakan situs bersejarah akibat konflik Kamboja-Thailand.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan baik Kamboja dan Thailand untuk menghentikan perseteruan dan menahan diri semaksimal mungkin.

Sekjen PBB Ban Ki-moon telah menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang laporan bentrokan bersenjata antara Kamboja dan Thailand di perbatasan mereka. Ia juga mengecam jatuhnya korban jiwa dan kerusakan situs bersejarah.

Dalam pernyataannya, Minggu, Ban Ki-moon mendesak kedua pihak untuk menghentikan permusuhan dan menahan diri semaksimal mungkin. Ia juga meminta mereka untuk melanjutkan upaya untuk menemukan pemecahan kekal atas sengketa mereka mengenai sebuah kuil Preah, peninggalan zaman Hindu abad XI di daerah perbatasan kedua negara.

Sebelumnya pada hari Minggu, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen meminta bantuan kepada Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan tindakan agresi berulang-ulang, yang menurutnya, dilakukan oleh angkatan bersenjata Thailand.

Pertempuran bersenjata terbaru dalam sengketa perbatasan dimulai pada hari Kamis. Sedikitnya lima orang, termasuk warga sipil, tewas dan banyak yang cedera.

Setelah gencatan senjata singkat dicapai Sabtu malam, adu-tembak meriam lintas perbatasan berlanjut pada hari Minggu. Kedua negara saling tuding telah menghasut bentrokan.

XS
SM
MD
LG