Tautan-tautan Akses

Amerika Serikat Siap Pulihkan Hubungan dengan Sudan


Menteri Luar Negeri Sudan Ali Ahmad Karti (kedua dari kanan) di Khartoum. Karti mengunjungi Washington dan bertemu dengan Menlu Hillary Clinton.

Menteri Luar Negeri Sudan Ali Ahmad Karti (kedua dari kanan) di Khartoum. Karti mengunjungi Washington dan bertemu dengan Menlu Hillary Clinton.

AS bersiap-siap menormalisasikan hubungan dengan Sudan, setelah Sudan mengizinkan dan menerima dengan damai hasil referendum di Selatan.

Amerika Serikat mengatakan sudah siap mengambil langkah untuk menormalisasi hubungan dengan Sudan, setelah pemerintah di Khartoum mengizinkan pemungutan suara damai mengenai pemisahan di bagian selatan.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton bertemu dengan Menteri Luar Negeri Sudan Ali Karti di Washington pada hari Rabu. Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan Clinton menyampaikan selamat kepada Sudan atas penyelenggaraan referendum itu, yang merupakan bagian penting persetujuan perdamaian tahun 2005. Perjanjian tersebut mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari 20 tahun di Sudan.

Seorang Juru Bicara Departemen Luar Negeri mengatakan Clinton menegaskan kembali kesediaan Amerika untuk mengambil langkah ke arah normalisasi hubungan dengan Khartoum, setelah Sudan memenuhi janjinya berdasarkan persetujuan perdamaian, dan mencari penyelesaikan sengketa yang lain di daerah Darfur.

Dalam pidatonya di Washinton sebelumnya pada hari Rabu, Menlu Sudah Ali Karti menyerukan dimulainya halaman baru bagi hubungan Amerika dengan Sudan.

Amerika Serikat telah menawarkan kepada Sudan berbagai insentif bila Sudan menerima dengan damai hasil referendum bulan Januari, yang kemungkinan besar akan menghasilkan kemerdekaan bagi Sudan Selatan. Insentif tersebut antara lain berupa perbaikan hubungan, pencabutan sanksi dan pencabutan Sudan dari daftar negara sponsor terorisme.

XS
SM
MD
LG