Tautan-tautan Akses

PM Jepang akan Rombak Kabinet, Rekrut Konservatif Fiskal untuk Kabinetnya


Perdana Menteri Jepang Naoto Kan ingin menunjukkan kesungguhannya menanggulangi utang negara yang menggelembung.

Perdana Menteri Jepang Naoto Kan ingin menunjukkan kesungguhannya menanggulangi utang negara yang menggelembung.

Seorang mantan Menteri Keuangan yang ketat soal anggaran diperkirakan akan bergabung dengan kabinet Naoto Kan.

Perdana Menteri Naoto Kan akan mendatangkan seorang yang konservatif soal fiskal, yaitu seseorang yang ketat dalam penyusunan anggaran ke kabinetnya untuk menunjukkan kesungguhannya menanggulangi utang negara yang membubung.

Kaoru Yosano, seorang mantan Menteri Keuangan yang bekerja pada Partai Demokrat Liberal yang beroposisi, mengatakan kepada para wartawan pada hari Kamis, ia telah meletakkan jabatan dari partainya yang kecil, Partai Matahari Terbit, dan siap membantu pemerintah. Tidak jelas jabatan apa yang akan diperolehnya ketika Kan mengumumkan perombakan kabinet pada hari Jumat esok.

Laporan pers Jepang mengatakan Sekertaris Kabinet Yoshito Sengoku, yang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, kemungkinan akan diisingkirkan dan digantikan oleh Yukio Edano, seorang mantan Menteri Reformasi Administrasi. Sengoku diperkirakan akan menjadi penjabat ketua Partai Demokrat Jepang yang berkuasa.

Juga diperkirakan akan digantikan adalah Menteri Perhubungan Sumio Mabuchi, yang tanggung jawabnya termasuk pengawasan pengawal pantai. Sengoku dan Mabuchi keduanya ditegur oleh parlemen tahun lalu atas cara mereka menangani sengketa yang ditimbulkan penangkapan oleh pengawal pantai, seorang kapten kapal penangkap ikan Tiongkok.

XS
SM
MD
LG