Tautan-tautan Akses

AS

AS Longgarkan Beberapa Sanksi atas Burma


Menlu AS Hillary Clinton bertemu pemimpin demokrasi Burma, Aung San Suu Kyi saat berkunjung ke Burma (foto: dok).

Menlu AS Hillary Clinton bertemu pemimpin demokrasi Burma, Aung San Suu Kyi saat berkunjung ke Burma (foto: dok).

Pelonggaran beberapa sanksi ini diharapkan akan mendorong reformasi lebih lanjut setelah pemilu legislatif sela bersejarah di Burma hari Minggu.

Pemerintah Amerika melonggarkan beberapa sanksi lama terhadap Burma dengan harapan mendorong reformasi lebih lanjut setelah pemilu legislatif sela bersejarah di Burma hari Minggu.

Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan hari Rabu, Washington akan segera menempatkan duta besar di Burma. Amerika juga akan mendirikan misi Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), untuk mendukung upaya Program Pembangunan PBB UNDP.

Dalam langkah lain, Washington akan mengizinkan kelompok-kelompok bantuan swasta Amerika melakukan kerja pembangunan di Burma.

Pejabat pemerintah dan legislator tertentu Burma akan diperbolehkan mengunjungi Amerika. Washington juga akan melonggarkan pembatasan ekspor jasa finansial dan investasi di Burma untuk membantu mempercepat laju modernisasi dan reformasi politik.

Menteri Clinton memperingatkan bahwa masih banyak yang harus dilakukan dalam reformasi Burma, tetapi Amerika akan terus melonggarkan sanksi selama pemerintah Burma terus melakukan reformasi.
XS
SM
MD
LG