Tautan-tautan Akses

AS

Obama Akui Menangis Saat Menonton ‘The Butler’


Film "Lee Daniels' The Butler" mengingatkan Barack Obama akan perjuangan warga Afrika Amerika di AS. (Foto: Dok)

Film "Lee Daniels' The Butler" mengingatkan Barack Obama akan perjuangan warga Afrika Amerika di AS. (Foto: Dok)

Film “Lee Daniels' The Butler" didasarkan pada kehidupan Eugene Allen, kepala rumah tangga kepresidenan mulai dari masa Harry Truman sampai Ronald Reagan.

Presiden AS Barack Obama mengatakan ia mengeluarkan air mata saat menonton film tentang pria Afrika Amerika yang melayani Gedung Putih selama 34 tahun selama periode tak stabil dari gerakan hak-hak sipil.

Film “Lee Daniels' The Butler" merupakan film laris yang dibintangi oleh Forest Whitaker sebagai aktor utama, yang didasarkan pada kehidupan nyata Eugene Allen, kepala rumah tangga kepresidenan mulai dari masa Harry Truman sampai Ronald Reagan.

Pembawa acara bincang-bincang Oprah Winfrey bermain sebagai istri pemabuk, sementara aktor peraih Oscar Cuba Gooding Jr. berperan sebagai kolega dan teman.

“Saya telah menonton ‘The Butler,’ dan mengeluarkan air mata,” ujar Obama pada sebuah acara radio, sebelum ia berpidato dalam acara peringatan 50 tahun gerakan hak-hak sipil ‘Pawai Washington.’

“Saya mengeluarkan air mata tidak saja karena memikirkan tentang para kepala rumah tangga yang telah bekerja di sini di Gedung Putih, namun juga tentang seluruh generasi orang-orang yang berbakat dan terampil, tapi karena Jim Crow (aturan segregasi), karena diskriminasi, tidak dapat bergerak jauh,” ujarnya.

Dalam film tersebut, karakter Whitaker berupaya membujuk para atasannya di Gedung Putih untuk menggaji pegawai kulit hitam dan kulit putih dengan jumlah yang sama. Ia akhirnya meraih terobosan pada masa Presiden Reagan.

Obama mengatakan bagian favoritnya dari film itu adalah beberapa lelucon yang diberikan Gooding “namun semua berakting dengan hebat, dan terutama Forest Whitaker sangat bagus. Dan Oprah, kawan saya, ia bisa berakting.”

Obama, presiden kulit hitam pertama di AS, mengatakan ia memiliki ikatan khusus dengan para pegawai yang merawat tempat tinggalnya.

“Saya kira dengan adanya kemajuan sejauh ini adalah momen yang dahsyat bagi mereka, dan tentunya buat kita. Kami menyayangi mereka sepenuh hati. Mereka merawat kami dengan begitu baik,” ujarnya. (Reuters)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG