Tautan-tautan Akses

Kekerasan Baru Meletus di Port Said, Mesir


Warga di kota Port Said kembali bentrok dengan polisi setempat (foto: dok).

Warga di kota Port Said kembali bentrok dengan polisi setempat (foto: dok).

Para demonstran di kota Port Said melemparkan bom bensin dan batu ke polisi yang menanggapi dengan menembakkan gas air mata.

Kekerasan baru meletus hari Senin di Port Said, kota pantai di Mesir, di mana demonstran telah berdemonstrasi sejak Januari menentang perlakuan terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam kekerasan sepak bola yang mematikan tahun lalu.

Para demonstran melemparkan bom bensin dan batu ke polisi yang menanggapi dengan menembakkan gas air mata. Sore harinya, demonstran membakar sedikitnya dua mobil polisi, dan juga membakar sebuah kompleks pemerintah tempat gedung polisi utama di kota itu.

Kekerasan baru itu terjadi setelah ribuan warga kota berkumpul dalam prosesi pemakaman bagi warga sipil yang tewas dalam bentrokan di jalan dengan polisi Minggu malam. Tiga warga sipil dan tiga polisi tewas dalam bentrokan itu.

Kota yang menghadap Laut Tengah itu telah berada dalam kekacauan sejak akhir Januari ketika pengadilan di Kairo menjatuhkan hukuman mati bagi 21 orang, sebagian besar mereka dari Port Said, karena keterlibatan mereka dalam kerusuhan sepak bola bulan Februari 2012.

Vonis untuk 39 terdakwa lainnya diperkirakan akan dijatuhkan minggu ini. Sekitar 70 orang tewas dalam kerusuhan sepakbola paling mematikan di Mesir itu.
XS
SM
MD
LG